Investasi Bitcoin Simak Langkah-langkahnya Berikut Ini

Im.rambat.id – apa kabar teman-teman kembali lagi bersama admin, dalam pembahsan ini admin akan menyampaikan informasi tentang Ingin Investasi Bitcoin? Simak Langkah-langkahnya Berikut Ini.

Jika berbicara tentang cryptocurrency atau aset kripto, pasti tidak terlepas dari jenis yang paling populer yakni Bitcoin. Bitcoin saat ini masih menjadi “raja” di antara mata uang digital lainnya seperti Ethereum, Dogecoin, atau Binance.

Dalam perjalanannya, Bitcoin mengalami fluktuasi nilai yang luar biasa, baik saat anjlok maupun meningkat. Dari yang awalnya hanya dijual seharga 1 sen, hingga saat ini nilai Bitcoin mencapai USD 41.000 atau sekitar Rp 588 juta.

Nilai tukar yang fantastis ini tentu membuat orang-orang semakin tertarik ingin mengetahui dan mulai berinvestasi. Namun, banyak yang belum memahami langkah-langkah investasi Bitcoin di Indonesia. Dilansir dari berbagai sumber, simak penjelasannya berikut ini:

Mendaftar dan membuat akun di Bitcoin Exchange

Pertama, kamu harus mendaftarkan diri kamu dengan cara membuat akun baru di Bitcoin Exchange. Bitcoin Exchange merupakan platform atau marketplace digital, di mana kamu bisa melakukan transaksi jual beli Bitcoin maupun aset digital lainnya.

Karena Bitcoin adalah teknologi yang terbuka untuk siapa saja, jadi tidak ada perusahaan resmi yang mengatur dan kamu bebas untuk melakukan transaksi di mana saja.

Ada beberapa platform populer yang bisa kamu pilih, di antaranya Coinbase, Binance, Kraken, Gemini, atau Bitfinex. Semua exchange ini bisa diakses secara online, baik melalui website maupun aplikasi yang ada di playstore.

Melakukan verifikasi KYC

Untuk bisa lanjut ke tahap selanjutnya, kamu akan diminta untuk memverifikasi KYC (Know Your Customer). KYC merupakan langkah penting untuk melindungi akun dari tindakan pencucian uang atau money laundry. Proses KYC biasanya berupa mengunggah foto selfie, identitas pribadi seperti KTP, dan informasi rekening bank.

Mendeposit sejumlah uang di akunmu

Setelah pendaftaran sukses, kamu harus mentransfer sejumlah uang ke akun exchange untuk bisa membeli mata uang Bitcoin.

Nilai minimal setoran di awal ini bervariasi, tergantung platform apa yang kamu gunakan. Kamu bisa mentransfer dana secara online, baik melalui rekening bank, e-wallet atau dompet digital, kartu kredit, dan lain-lain.

Baca juga: Samsung Galaxy M23 5G Resmi di Indonesia dengan Snapdragon 750G

Menentukan pair Bitcoin

Sebelum melakukan transaksi jual beli, kamu harus memilih dulu mata uang yang ingin kamu pasangkan dengan Bitcoin.

Misalnya, kamu memilih mata uang rupiah sebagai pair, jadi nilai 1 Bitcoin akan bernilai dalam rupiah. Sistem penukarannya sama seperti ketika membeli valas, yakni berapa harga USD 1 dalam rupiah.

Membeli Bitcoin

Nah, sekarang kamu sudah siap untuk melakukan transaksi pembelian Bitcoin. Kamu bisa mulai membuat order dengan memasukkan berapa jumlah atau nilai Bitcoin yang ingin kamu beli. Namun sebelumnya, ketahui dulu dua jenis order, yakni taker dan maker.

Jika kamu memilih jenis order taker, maka Bitcoin sudah terbeli dan uang di depositmu secara otomatis berkurang sesuai dengan nilai bitcoin yang kamu beli.

Namun, jika memilih jenis order maker, artinya kamu hanya memasang pesanan dengan harga tertentu dan menunda pembelian hingga ada harga di pasar yang cocok.

Jika belum ada yang pas, tidak akan ada transaksi dan pesanan kamu akan menunggu dalam daftar antrian “order book”.

Mengatur investasi Bitcoin

Setelah melakukan pembelian Bitcoin, maka ini saatnya untuk mulai memikirkan apa yang harus kamu lakukan untuk mendapatkan untung. Sama seperti cara investasi aset kripto lainnya, kamu bisa melakukan transaksi jual beli setiap hari dengan sesama owner Bitcoin.

Atau, menyimpan Bitcoin milikmu dalam jangka waktu yang lama dengan harapan nilainya akan terus meningkat, kemudian menjualnya ketika sudah dirasa cukup besar keuntungannya.

Berinvestasi Bitcoin membutuhkan kejelian dan perhatian yang besar. Karena, fluktuasi nilai Bitcoin yang tinggi, dibarengi dengan tingkat risiko kerugian yang tinggi juga.

Sehingga, menjadikan Bitcoin sebagai investasi berbahaya dan kamu bisa kehilangan uang dalam jumlah yang besar jika tidak hati-hati.

Baca juga: Cara Mengatasi Bayi yang Rewel saat Tengah Malam

Leave a Reply

Your email address will not be published.